Setiap pihak memiliki peran berbeda. Psikolog membantu membaca kebutuhan dan respon anak, guru membantu proses belajar harian, dan orang tua menjadi jembatan utama dalam rutinitas anak.
Ketika ketiganya berjalan searah, anak lebih mudah mendapat lingkungan belajar yang konsisten dan suportif.
Karena itu, komunikasi dan tujuan yang selaras jauh lebih penting daripada sekadar banyaknya aktivitas.